Puji dan karunianya saya dapat mengerjakan makalah

Published by admin on

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT Tuhan SemwstaSemesta Alam, karena atas berkat rahmat dan karunianya saya dapat mengerjakan makalah ini dengan insyaalah baik dan benar. Tak lupa kita panjatkan salawat serta salam kita haturkan kepada nabi terakhir kita nabibana wa nabiyana Muhammad SAW.  Saya bersyukur telah menyelasaikan makalah TBP yang berjudul Dunia Tanpa Kemiskinan dengan baik dan benar. Dalam makalah ini saya membahas tentang SDG’s dengn tema (No Poverty) dunia tanpa kemiskinan dari sudut pandang pancasila.  Saya juga berterimakasih kepada pihak-pihak yang membantu dalam proses pengerjaan makalah ini karena tanpa mereka saya tidak dapat menegerjakan makalah ini swngandengan baik dan benar. Saya juga merasa makalah ini belum sempurna masih ada banyak kerkurangaprogramnya harap kepada pembaca untuk memberi kritik maupun saran untuk memperbaikinya, serta saya berharap makalah ini dapat berguna bagi masyarakat luas khususnya mahasiswa. Belakang Kemiskinan adalah keadaan di mana seseorang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya misalnya pakaian, makanan, rumah, kesehatan, dan lainhal yang beehubungan kebutuhan dasar manusia. Kemiskinan meeupakan masalah global yang sulit untuk di tuntaskan terutama di negara miskin dan berkembang.  Kemiskinan bisa di sebabkan oleh beberapa faktor diantaranya sulitnya mencari pekerjaah hingga sifat malas untuk mencari pekerjaan. Melihat masalah kemiskinan yang semakin menjadi Perserikatan Bangaa-Bangsa (PBB)  membuat banyak kebijakan salah satunya adalah melalui SDG’s, yang berisi tujuan dunia secara berkelanjutan.  Dalam makalah ini membahas maaalah kemiskinan ini dari sudut pandang Pancasila. Dalam pancasila terdapat butir butir yang membahas tentang masalah kemiskinan. Begitu pula dengan UUD 1945 banyak sekali pasal yang berisi/membahas tentang kemiskinan. Kemiskinan harus di tekan seminim mungkin, karena kemiskinan akan menimbulkan masalah lain seperti tingginya kriminal di suatu daerah. Jika membiarkan  masalah kemiskinan ini di suatu negara maka negara tersebut akan kacau karena tindakan krimnal meningkat dengan cepatermasalahan Kemiskinan di Dunia Kemiskinan adalah keadaan di mana seseorang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya misalnya pakaian, makanan, rumah, kesehatan, dan lainhal yang beehubungan kebutuhan dasar manusia. Kemiskinan mwrupakan masalah yang serius bila d biarkan akan menimbulkan maaalah baru.  Kemiskinan bisa di sebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah sulitnya mecari lapangan pekerjaan, kurangnya perhatian dari pemerintah, tidak nempunyai skill  atau keterampilan, distribusi yang tidak merata dan lain hal. Dan menurut survey yang di lakukan oleh The Word Bank pada tahun 2013 mempublikasi laporan  Poverty and Shared Prosperity rakyat dunia yang menglami kemiskinan adalah sebanyak 10,7% penduduk dunia mengalam kemiskinan atau sekitar 767 juta orang hidup berada di bawah garis kemiskinan. Mereka hanya memiliki penghasilan sekitar US$ 1.9 atau jika dirupiahkan sekitar Rp 25000 perharinya. Dengan hanya memiliki penghasilan sebesar itu mereka tidak dapat mencukupi kebutuhan dasar mereka. Titambah lagi dengan mereka yang tinggal dan  negara yang biaya hidupnya tinggi, mereka semakin kesulitann untuk menjalani hidup.  Jumlah kemiskinan paling tinggi yaitu berada di wilayah sub-Afrika yaitu sekitar 388,7 juta orang disusul di bagian Asia selatan sekitar 256,2 juta orang dan di daerah Asia bagian timur dan pasifik menjadi peringkat ketiga di mana mencapai 71 juta orang disusul Amerika Latin dan Karibia yang tercatat sebanyak 33,6 juta orang. Adapun bagian Eropa dan Asia Tengah tercatat yang paling rendah di mana sebanyak 10,8 juta. Jumlah kemiskinan di Indonesia semakin sedikit, hal ini bisa  terjadi karena program yang dilakukan oleh pemerintah RI. Menurut Badan Pengawas  Statistik kemiskinan di Indonesia pada lima tahun terakhir terus mengalami penurunan meskipun turun secara perlahan. Tentu penurunan kemiskinan ini berdampak baik. 3.2 Kemiskinan dari Sudut Pandang Pancasila Pancasila merupakan dasar negara kita, di dalam pancasila terdapat lima poin. Dan setiap pion memiliki banyak butir-butir. Di dalam pancasila isinya merangkum berbagai solusi untuk permasalahan yang mungkin di hadapi oleh negara Indonesia salah satunya adalah masalah kemiskinan. Sila yang tepat untuk diterapkan dalam masalah kemiskinan adalah sila k4 yakni “kerakyatan yang di pimpin pleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarayan perwakilan ”. Karena di dalam sila ke 4 cukup merangkum masalah kemiskinan ini. Makna yang terkandung dalam sila ke 4 adalah seorang pemimpin harus bisa mengantarkan rakyatnya menjadi makmur. Dalam hal ini pemerintah harus bisa menghilangkan masalah kemiskinan ini melalui kebijakn-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah harus bisa memakmurkan rakyatnya. Salah aatubya adalah dengan membuat laangan pekerjaan baru bagi rakyat. Selain dari pancasila kemiskinan juga di bahas dalam UUD dan tertuang dalam beberapa pasal salah satunya adalah Pasal 27 ayat 2:”Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Dalam pasal di atas UUD menegaskan bahwa tiap warga negara berhak menfapat pekerjaan yang layak. Hal ini mesti di dukung dengan banyaknya lapangan pekerjaan. Dalam hal ini pemerintah harus membuat  lapangan pekerjaan yang baru, karena sesuai dengan pasal di atas warga negara berhak mendapat pekerjaan yang layak. Dalam pasal lain yakni pasal Pasal 28 H Ayat 1:”Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan”. Dalam asal di atas dijelaskan bahwa tiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan kehatan. Seringkali masyakat yang menderita kemiskinan tidak mendapatkan pelayan kesehatan. Sebenatnya pemerintah telah membuat program BPJS yang di peruntukan untuk masyarakat menengah kebawah. Program ini bertuan agar mayarakat dapat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mendapat subsidi dari pemerintah. Yang mendapatkan kartu ini jika berobat hanya dikenakan biaya setengah dari yang harus di bayarkan bahkan bisa gratis. Tetapi dalam kenyataanya seringkali masyarakat miskin tidak dilayani dengan baik bahkan ada yang tidak dilayani samasekali padahal mereka memegang kartu BPJS. Pernah ada kasus orang meninggal karena tidak dilayani oleh rumah sakit rujukan. Hal ini sungguh miris padahal di dalam pasal di atas mayarakat behak mendapatkan layanan kehatan dengan baik.  Pemerintah seharusnya memperingatkan rumah sakit yang tidak mau melayani orang yang memegang kartu BPJS bahkan bila perlu mencabut izin rumah sakit yang tidak melayani orang yang memegang kartu BPJS. 3.3 Solusi Dunia dalam Menanggulangi Kemiskinan Banyak solusi untuk menuntaskan kemiskinan ini. Salah satunya adalah program SDG’s. Dalam SDG’s berisi 17 tujuan untuk 15 tahun kedepan. Salah satu tujuanya adalah memberantas kemiskinan. Program ini di dukung oleh dana yang berjumlah 3,5 sampai 5 ribu trilliun dolar . Tentu memerangi kemiskinan sangat mungkin di lakukan. PBB juga menyiapkan rencana/program lain untuk memerangi masalah kemiskinan, PBB tidak hanya bertumpu pada program SDG’s saja karena kemiskinan merupakan masalah yang sulit untuk di berantas tentu PBB tifak hanya fokus pada satu program saja.   Kesimpulan Kemiskinan merupakan masalah yang ada di setiap negara baik negara berkembang sampai negara maju sekalipun mempunyai masalah yang sama. Kemiskinan mampu di berantas asalkan semua elmen pemerintah mau bekerja sama dalam penerapan pemberantasan kemiskinan. Contohnya di Brazil ,di sana mereka berhasil mengurangi jumlah angka kemiskinan yaitu dengan programnya yaitu No Poverty yang di usulkan oleh presiden Lula pada tahun 2003 program ini di gunakan untuk memberantas kemiskinan di Brazil. Program ini cukup berhasil untuk mengurangi jumlah kemiskinan di sana. Program ini bisa di tiru oleh Indonesia sebagai program untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia

Categories: Asia

x

Hi!
I'm Iren!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out