“INDONESIA Oleh Triyanda Citra Yudono 180910170076 Fakultas Ilmu

Published by admin on

 

“INDONESIA TANPA
KEMISKINAN”

 

Ditinjau dari
Sudut Pandang Agama Islam

Tujuan Ke-1
dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Diajukan
Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Ujian Akhir Mata Kuliah TPB

Oleh

Triyanda
Citra Yudono

180910170076

Fakultas Ilmu
Budaya

Universitas
Padjadjaran

Sumedang

2017

 

 

 

 

KATA
PENGANTAR

Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.

            Puji
syukur kehadirat Allah subhanahu wa ta’ala atas berkat rahmat dan karunia-Nya
penulis dapat menyelesaikan makalah tugas TPB ini dengan baik dan selesai tepat
pada waktunya. Ucapan terima
kasih penulis sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu secara langsung
maupun tidak langsung sehingga makalah ini dapat terselesaikan sebagaimana yang
diharapkan.

           
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunannya, makalah ini masih jauh dalam
kesempurnaan. Oleh karena itu, segala kritik dan saran yang bersifat membangun
sangat diharapkan untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada supaya tidak
terulang kembali.

           
Atas perhatiannya, penulis ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

                                                                                                            Penulis,

 

 

                                                                                                Triyanda
Citra Yudono

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . .1

KATA PENGANTAR. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . 2

DAFTAR ISI . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . .3

BAB I PENDAHULUAN. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . 4

            1.1 Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4

            1.2 Rumusan Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .4

            1.3 Tujuan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .4

BAB II PEMBAHASAN . . . . . .
. . . . . . . . . . . .  . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5

            2.1 Definisi Kemiskinan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . .5

2.2 Penyebab Kemiskinan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5

2.3 Faktor-Faktor Penyebab Kemiskinan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . 6

2.4 Kebijakan
Penuntasan Kemiskinan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . . . . . . . . . .6

2.5 Pandangan Agama
Islam Tentang Kemiskinan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .7

BAB III
PENUTUP. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . 8

3.1 Kesimpulan. . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. 8

3.2 Saran. . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . .8

DAFTAR PUSTAKA. . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .  . . . . . . . . . . 9

 

 

 

 

 

 

 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

            Kemiskinan merupakan
tantangan besar di Bumi manusia ini dan menjadi masalah terbesar di Indonesia.
Sudah bertahun-tahun masalah kemiskinan di Indonesia ini tidak kunjung
menemukan titik terangnya. Kemiskinan dikarenakan melalui berbagai aspek, yaitu
aspek pendidikan, makanan, kesehatan, dan lain sebagainya. Menurut sumber yang
tertera di Tempo.co 17 Juli 2017 dari Badan Pusat Statistik (BPS), Jumlah penduduk
miskin di Indonesia pada Maret 2017 mencapai 27,77 juta jiwa (10,64 Persen dari
jumlah penduduk di Indonesia), yakni penduduk dengan pengeluaran per bulan di
bawah garis kemiskinan. Menurut kepala BPS Suhariyanto, jumlah segitu akan
bertambah 6,90 ribu orang dibanding dengan kondisi September 2016 yang sebesar
27,76 juta orang (10,70 Persen). Kemiskinan juga disebabkan oleh para pejabat
negara yang tidak bertanggung jawab melakukan tindak korupsi, dampak dari itu
adalah tidak tersalurkannya uang yang seharusnya berada di tangan rakyat yang
membutuhkan, justru dimakan oleh mereka.

1.2 Rumusan Masalah

         Dari
permasalahan kemiskinan yang ada di Indonesia, penulis
mencoba mengidentifikasikan
masalah sebagai berikut.

1.      Apa itu kemiskinan?

2.      Apa indikator terjadinya kemiskinan?

3.      Faktor apa saja yang menyebabkan kemiskinan?

4.      Apa aja Kebijakan Penuntasan Kemiskinan?

5.      Pandangan agama tentang kemiskinan

 

1.3 Tujuan

tujuan penulis
membuat makalah ini, yaitu :

1.      Menyelesaikan tugas TPB

2.      Mengajak kepada masyarakat Indonesia untuk berkontribusi untuk mengentaskan
kemiskinan.

3.      Memberikan informasi kepada rakyat
Indonesia dalam menghadapi kemiskinan.

4.      Untuk mengetahui pandangan agama
islam tentang kemiskinan

5.      Mengetahui seberapa jauh upaya
pemerintah dalam mengatasi kemiskinan

6.      Untuk menambah referensi yang berhubungan dengan
permasalahan dan upaya penyelesaian kemiskinan di Indonesia.

 

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Definisi Kemiskinan

            Menurut Wikipedia.org Kemiskinan adalah keadaan di mana
terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian,
tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh
kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap
pendidikan dan pekerjaan.

            Kemiskinan
bukan masalah suatu negara maupun beberapa negara saja, tetapi kemiskinan ini
adalah masalah global yang harus di atas oleh masyarakat dunia. Beberapa orang
telah memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang
lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi
memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan.

Di
indonesia sudah banyak sekali rakyat miskin, yang seharusnya di tangguhkan oleh
pemerintah, tetapi tidak. Banyak rakyak miskin yang harus bersusah payah
mencari pekerjaan, mencari makan saja mereka tidak mampu. Karena kurang banyak
nya lowongan mulai dari
sektor industri hingga sektor pembangunan.

 

2.2 Penyebab Kemiskinan

      Untuk menuju
solusi dari kemiskinan, penting bagi
kita untuk menelusuri secara detail Penyebab terjadinya kemiskinan. Penyebab kemiskinan menurut Bappenas yaitu meliputi:

Tidak cukupnya pangan dan sandang, perumahan yang tidak layak, terbatasnya
kepemilikan tanah dan juga berbagai alat-alat produksi, rendahnya kepandaian
dalam membaca dan menulis, akses untuk mendapatkan ilmu terbatas, keterpurukan
dalam bidang sosial dan ekonomi, dan kurangnya jaminan dan kesejahteraan.

               Sedangkan menurut Bank
Dunia, penyebab kemiskinan itu  meliputi:
 kepemilikan tanah dan modal yang tidak
cukup atau terbatas, kurangnya sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk
pembangunan yang kota, tidak samanya kesempatan di antara anggota masyarakat, rendahnya
produktivitas. kebiasaan hidup yang jelek, tata aturan pemerintahan yang buruk,
dan pemborosan sumber daya alam.

2.3
Faktor-Faktor Penyebab Kemiskinan

               Kemiskinan banyak sekali
faktor nya, ada faktor internal dan juga faktor eksternal. Tanpa adanya
penyebab, maka kemiskinan pun tidak akan ada.

               Faktor Internalnya seperti
pendidikan rendah, faktor keturunan, malas berpikir untuk membuat inovasi,
malas bekerja, memiliki sikap yang apatis, egois, dan juga pesimis untuk tidak
menjadi miskin, kurangnya keterampilan, populasi hidup yang tinggi, tidak ada
keinginan untuk menjadi sukses dan terakhir dikarenakan sempit nya lahan
pekerjaan. (Manurung, 1993:4)

               Faktor Eksternalnya seperti
Faktor alam di indonesia yang tidak subur dan lahan sempir, langkanya modal,
kurangnya fasilitas umum yang mempuni, belum terjangkaunya media informasi dan
banyak yang “gaptek teknologi”, kurang berfungsinya lembaga-lembaga yang
bertugas melayani rakyat, dan terakhir yaitu kepemilikan tanah yang kurang
merata. (Manurung, 1993:5)

 

2.4 Kebijakan
Penuntasan Kemiskinan

            Pemerintah Indonesia
juga tidak diam dalam mengatasi kemiskinan, bahkan kemiskinan ini adalah fokus
utama pemerintah, presiden indonesia sekarang, Joko Widodo juga memiliki
program pengentasan yaitu stabilitas harga, program subsidi dan dana desa, serta bantuan sosial.

            Bersumber
dari okezone.com selasa 16 Agustus 2016, program pemerintah yaitu kebijakan
pengembangan dan penguatan sistem penyediaan layanan dasar, peningkatan
efektivitas program Bidik
Misi, penataan asistensi sosial (Kartu Indonesia Sehat/KIS, Kartu Indonesia
Pintar/KIP, dan Kartu Keluarga Sejahtera/KKS), program selanjutnya
seperti, perluasan cakupan kepesertaan jaminan sosial, serta integrasi data
kependudukan dan kepesertaan jaminan sosial.

 

2.5 Pandangan Agama Islam Tentang Kemiskinan

Islam sangat perhatian
terhadap kemiskinan, seperti kata sahabat Nabi shallallahu
alaihi wa sallam Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu
Anhu   “Seandainya Kemiskinan berwujud seorang manusia, niscaya
aku akan membunuhnya” Begitu tegas islam
tentang kemiskinan ini.

               Berikut ada dalil dari Al-Quran
tentang solusi mengatasi kemiskinan lewat kewajiban individu dan kewajiban
orang lain, Yaitu:

 

·        
Kewajiban
Individu :

???????
???????? ????????

Maka apabila
kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh
(urusan) yang lain, (Al-Insyirah 94:7)

????????
??????? ????????

dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu
berharap. (Al-Insyirah 94:8)

 Islam mewajibkan kita untuk bekerja dan
berusaha atas individu yang mampu. Karena dengan kita bekerja dan berusaha
dapat mampu mengentaskan kemiskinan dan memperoleh kecukupan dan kelebihan

 

·        
Kewajiban
Orang Lain :

????????? ??? ?????? ????
????????? ????? ?????? ???????? ????????? ??????????? ??????? ?????????
??????? ??? ????????? ??????? ??????? ?????? ???? ?????????? ??????????
??????? ?????? ?????? ???????
65:7 “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut
kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah
dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban
kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah
kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan”.

 

 

 

BAB III PENUTUP

 

3.1 Kesimpulan

               Kemiskinan
bisa diartikan sebagai kesenjangan, mulai dari ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan
dasar hingga kesenjangan sosial dan moral.

            Kita sebagai individu
harus peduli dengan keadaan bangsa Indonesia sekarang, harus saling berbagi dan
mengerti akan beratnya hidup. Sekarang bukan zamannya untuk bermalas-malasan,
tetapi bergerak maju untuk meninggalkan ketertinggalan.

            Kemiskinan memang sulit
diatasi, bukan perkara mudah jika kita masih apatis dan tidak peduli terhadap
rakyat miskin yang kelaparan di luar sana. Walaupun pemerintah juga sudah
memiliki berbagai solusi, tetap saja gagal untuk menuntasnya masalah ini.

 

3.2 Saran

            Saran dari saya tentang
kemiskinan adalah  kita harus peduli
terhadap rakyat miskin, dengan cara memberi dia makanan, makan, dan membeli
makanan dan minuman di warung-warung kecil, biar pedagang kecil tidak tersaingi
banyak nya supermarket seperti sekarang.

“Tidak ada orang yang
miskin, adanya orang yang tidak bersyukur”. Allah Subhanahu wa ta’ala sudah
memberikan rezeki untuk kita, tetapi banyak orang yang tidak bersyukur dengan
rezeki nya. Mereka tidak sadar bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala sudah banyak
memberikan nikmat yang berlimpah, seperti nikmat udara, nikmat hidup, nikmat
islam, dan juga nikmat iman. Jika kita bisa bersyukur atas karunianya, niscaya
kita tidak akan merasa kekurangan lagi. Dan tidak akan ada kemiskinan di dunia
ini lagi jika para insan bersyukur atas rahmat dan karunia nya.

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR
PUSTAKA

https://bisnis.tempo.co/read/892130/maret-2017-jumlah-penduduk-miskin-indonesia-capai-2777-juta

https://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan

PENYEBAB KEMISKINAN

https://economy.okezone.com/read/2016/08/16/20/1465268/program-program-jokowi-untuk-tekan-angka-kemiskinan-di-2017

 

Categories: Data

x

Hi!
I'm Iren!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out